Banyuwangi, Aktualrakyat.com – Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Perumahan dan Permukiman (DPU CKPP) Kabupaten Banyuwangi terus menggenjot program pavingisasi untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan lingkungan dan memperlancar mobilitas warga. Untuk memastikan kualitas dan ketahanan infrastruktur, DPU CKPP membeberkan enam material utama yang wajib digunakan dalam setiap kegiatan pavingisasi.
Kepala Bidang Perumahan dan Permukiman DPU CKPP Kabupaten Banyuwangi, Edi Purnomo, menegaskan bahwa standar material merupakan kunci agar jalan yang dibangun dapat bertahan lama dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
“Program pavingisasi jalan lingkungan menjadi fokus utama kami untuk mendukung pergerakan warga serta perputaran ekonomi lokal di Banyuwangi,” ujar Edi Purnomo, saat dikonfirmasi, Jumat (8/11/2025).
Menurutnya, pemahaman mengenai material yang tepat sangat penting, tidak hanya bagi pelaksana proyek tetapi juga bagi masyarakat sebagai pengawas.
“Kami ingin memastikan setiap pembangunan dijalankan dengan tepat mutu. Oleh karena itu, kami sampaikan enam material esensial yang kami gunakan dalam pavingisasi,” jelas Edi Purnomo.
Enam Material Esensial Pavingisasi DPU CKPP Banyuwangi
Edi Purnomo merincikan enam material tersebut, yang meliputi:
• Pasir sebagai Alas Perata: Digunakan sebagai lapisan dasar untuk meratakan permukaan sebelum pemasangan paving, memastikan stabilitas dan daya dukung yang optimal.
• Paving Block Natural dan Warna: Merupakan material utama pembentuk badan jalan. Penggunaan paving blok berwarna juga kerap digunakan untuk penanda jalur atau estetika lingkungan.
• Paving Tepi Uskup: Berfungsi khusus sebagai pengunci susunan paving di area tertentu.
• Paving Nomenklatur Dinas: Digunakan sebagai penanda atau cap yang dipasang di titik awal dan akhir pembangunan, memastikan identitas proyek.
• Paving Stalloping: Material khusus yang dipasang untuk jalur memanjang. Material ini umumnya diaplikasikan sepanjang 50 meter untuk tujuan tertentu.
• Kanstin: Berfungsi sebagai pengunci tepi jalan atau pembatas, sangat penting untuk mencegah pergeseran paving dan menjaga bentuk jalan.
Edi Purnomo menekankan bahwa sinergi antara material yang berkualitas dan proses pemasangan yang sesuai standar teknis akan menjamin infrastruktur yang tahan lama.
“Peningkatan infrastruktur akses ini sangat penting untuk perkembangan masyarakat dan ekonomi lokal. Kami berkomitmen agar seluruh kegiatan pavingisasi dapat selesai tepat waktu dan manfaatnya benar-benar dirasakan warga luas,” tutup Edi.