Dinas PU Pengairan Tangani Sampah di BKS 3 Dam Koperan, Jaga Kelancaran Irigasi

Banyuwangi, aktualrakyat.com – Dinas PU Pengairan Kabupaten Banyuwangi terus melakukan pemeliharaan jaringan irigasi sekaligus penanganan sampah di sejumlah titik pengairan. Salah satunya di BKS 3 Dam Koperan, Kejuron Yudomulyo, melalui kegiatan pembersihan dan perawatan saluran oleh Petugas Pengelola Air (PPA).

Kegiatan tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran aliran air serta mencegah terjadinya penyumbatan akibat sampah dan material yang terbawa aliran. Petugas melakukan pembersihan di sekitar bangunan pengairan maupun area saluran.

Plt. Kepala Dinas PU Pengairan Kabupaten Banyuwangi, Cahyanto Hendri Wahyudi, mengatakan pemeliharaan saluran dan penanganan sampah merupakan kegiatan penting untuk menjaga jaringan pengairan tetap berfungsi secara optimal.

“Pembersihan dan penanganan sampah di saluran pengairan harus dilakukan secara rutin. Sampah yang terbawa arus dan menumpuk di saluran maupun pintu air dapat menghambat aliran dan mengganggu distribusi air ke lahan pertanian,” ujar Cahyanto.

Menurutnya, sampah yang masuk ke jaringan pengairan tidak hanya berpotensi menyebabkan penyumbatan, tetapi juga dapat memicu pendangkalan serta menurunkan kualitas lingkungan perairan.

“Kalau saluran tersumbat, dampaknya bisa mengganggu kelancaran irigasi. Karena itu, pemeliharaan harus dilakukan secara berkala agar kapasitas dan fungsi saluran tetap terjaga,” jelasnya.

Cahyanto juga mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai maupun saluran irigasi. Menurutnya, menjaga kebersihan jaringan pengairan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai atau saluran pengairan. Kebersihan saluran sangat berpengaruh terhadap kelancaran distribusi air dan keberlangsungan lingkungan,” katanya.

Ia menambahkan, jajaran petugas pengairan akan terus melakukan pemantauan dan pemeliharaan jaringan di wilayah kerja masing-masing. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan agar gangguan terhadap aliran air dapat diminimalkan.

“Dengan saluran yang bersih dan terawat, distribusi air dapat berjalan optimal. Ini tentunya akan mendukung kebutuhan irigasi pertanian dan menjaga lingkungan sekitar tetap nyaman,” pungkasnya.

Melalui kegiatan pemeliharaan tersebut, Dinas PU Pengairan Banyuwangi berharap kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai dan saluran irigasi semakin meningkat, sehingga jaringan pengairan dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan bagi masyarakat dan sektor pertanian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Related Posts