DPU CKPP Banyuwangi Koordinasi ke Balai PBPK Jawa Timur, Bahas Peningkatan Pengelolaan Lumpur Tinja

Banyuwangi, Aktualrakyat.com — Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan sanitasi dan pengelolaan limbah domestik, Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Perumahan dan Permukiman (DPU CKPP) Kabupaten Banyuwangi melalui Bidang Perumahan dan Permukiman (PP) melaksanakan konsultasi dan koordinasi ke Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (PBPK) Provinsi Jawa Timur.

Kegiatan ini membahas berbagai aspek teknis terkait peningkatan kapasitas Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) di Banyuwangi. Fokus utama konsultasi meliputi penguatan sistem pelayanan yang terintegrasi – mulai dari proses penyedotan, pengangkutan, hingga pengolahan akhir lumpur tinja agar lebih efisien dan ramah lingkungan.

Kepala Bidang Perumahan dan Permukiman DPU CKPP Kabupaten Banyuwangi, Edi Purnomo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan sistem pengelolaan limbah domestik yang modern dan berkelanjutan.

“Kami ingin memastikan bahwa pengelolaan lumpur tinja di Banyuwangi tidak hanya sekadar memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga menjadi layanan publik yang terintegrasi, efektif, dan berorientasi pada kesehatan lingkungan,” ujar Edi.

Ia menambahkan, kolaborasi dengan Balai PBPK Jawa Timur penting dilakukan agar pengembangan IPLT di Banyuwangi dapat mengikuti standar teknis dan regulasi terbaru yang diterapkan secara nasional.

“Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan kementerian terkait, agar peningkatan kapasitas IPLT di Banyuwangi berjalan sesuai arah kebijakan sanitasi nasional. Harapannya, ke depan pengelolaan lumpur tinja di Banyuwangi bisa menjadi lebih inovatif dan bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

Selain membahas peningkatan kapasitas IPLT, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk bertukar informasi dan pengalaman dalam penerapan teknologi pengolahan limbah yang efisien serta ramah lingkungan.

“Kami ingin memberikan pelayanan sanitasi yang lebih baik bagi warga, dari proses penyedotan hingga pengolahan akhir. Dengan sistem yang kuat dan SDM yang terlatih, kami optimistis IPLT Banyuwangi bisa menjadi contoh pengelolaan lumpur tinja yang profesional di tingkat daerah,” pungkas Edi.

Melalui koordinasi ini, DPU CKPP Banyuwangi berharap pengelolaan sanitasi di wilayahnya dapat semakin optimal dan berperan penting dalam menjaga kebersihan serta kesehatan lingkungan masyarakat.

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Related Posts
Total
0
Share