BANYUWANGI – Ketua DPRD Banyuwangi I Made CahyanaNegara mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuatkolaborasi dalam meningkatkan pelayanan kesehatanmasyarakat. Menurutnya, sinergi menjadi kunci agar layanankesehatan tetap berjalan optimal di tengah tantanganketerbatasan anggaran.
Made mengatakan, pelayanan kesehatan merupakan kebutuhandasar masyarakat yang harus tetap menjadi prioritas. Karena itu, diperlukan kerja sama antara pemerintah daerah, rumah sakit, puskesmas, perguruan tinggi, organisasi profesi, hingga BPJS agar pelayanan semakin efektif.
“Pelayanan kesehatan tidak bisa dibebankan hanya kepadapemerintah. Dibutuhkan kolaborasi semua pihak agar masyarakat tetap memperoleh layanan yang cepat, mudah, dan berkualitas,” kata Made.
Menurutnya, langkah memperkuat koordinasi antarfasilitaskesehatan akan mempermudah masyarakat memperolehpelayanan, terutama dalam sistem rujukan dan penangananpasien.
“Ketika rumah sakit, puskesmas, klinik, dan seluruh stakeholder saling terhubung, pelayanan akan menjadi lebih cepat dan efisien. Pada akhirnya masyarakat yang akan merasakanmanfaatnya,” ujarnya.
Made juga menilai penguatan pelayanan kesehatan harusdimulai dari tingkat paling bawah melalui puskesmas, posyandu, serta peran aktif kader kesehatan di desa dan kelurahan.
“Upaya promotif dan preventif harus terus diperkuat. Deteksidini jauh lebih baik sehingga masyarakat dapat memperolehpenanganan sebelum penyakit berkembang menjadi lebih berat,” katanya.
Selain itu, ia mengapresiasi keterlibatan perguruan tinggi dan organisasi profesi kesehatan dalam mendukung peningkatanmutu pelayanan melalui riset, inovasi, serta peningkatankompetensi tenaga kesehatan.
“Kolaborasi lintas sektor akan menghasilkan pelayanan yang semakin berkualitas. Ini menjadi modal penting untukmewujudkan sistem kesehatan daerah yang kuat dan berkelanjutan,” ujar Made.
DPRD Banyuwangi, lanjut Made, akan terus mendukungberbagai kebijakan yang bertujuan meningkatkan kualitaspelayanan kesehatan masyarakat melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.
“Kami berharap semangat kolaborasi ini terus dijaga. Dengankebersamaan, tantangan apa pun dapat dihadapi sehinggamasyarakat Banyuwangi tetap mendapatkan pelayanankesehatan terbaik,” pungkasnya.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menggelarkonsolidasi bersama ratusan pemangku kepentingan kesehatan, mulai dari kepala puskesmas, rumah sakit, klinik, perguruantinggi, organisasi profesi, hingga BPJS. Pertemuan tersebutbertujuan memperkuat sinergi dalam mendukung program prioritas kesehatan daerah di tengah keterbatasan fiskal. (*)