Banyuwangi, Aktualrakyat.com – Pimpinan dan anggota DPRD Banyuwangi menerima kedatangan ribuan massa yang tergabung dalam Forum Masyarakat Banyuwangi Menggugat (FMBG) di Gedung DPRD Banyuwangi, Sabtu (27/6/2026). Massa yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), petani, nelayan hingga unsur masyarakat lainnya, menyampaikan aspirasi agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap dilanjutkan.
Kedatangan massa disambut langsung oleh jajaran pimpinan dan anggota DPRD Banyuwangi sebagai bentuk komitmen lembaga legislatif dalam menjalankan fungsi representasi dan menyerap aspirasi masyarakat.
Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Ruliyono, S.H., menegaskan bahwa DPRD merupakan rumah bagi seluruh masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara terbuka, selama dilakukan dengan tertib dan sesuai ketentuan yang berlaku.
“DPRD Banyuwangi selalu membuka ruang dialog bagi seluruh elemen masyarakat. Setiap aspirasi yang disampaikan merupakan bagian dari demokrasi yang harus dihormati dan akan kami tampung untuk diteruskan kepada pemerintah sesuai mekanisme yang berlaku,” ujar Ruliyono.
Menurutnya, aspirasi masyarakat yang menginginkan keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis menjadi perhatian serius karena program tersebut dinilai memiliki dampak terhadap pemenuhan gizi anak-anak sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi berbagai sektor yang terlibat.
“Kami memahami bahwa program ini tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan gizi bagi generasi muda, tetapi juga memberikan efek ekonomi bagi petani, nelayan, pelaku UMKM, maupun pihak lain yang menjadi bagian dari rantai penyediaannya. Oleh karena itu, seluruh masukan masyarakat akan kami kawal dan komunikasikan kepada pemerintah sesuai kewenangan DPRD,” jelasnya.
Ruliyono juga mengapresiasi seluruh peserta aksi yang menyampaikan aspirasi secara damai dan menjaga kondusivitas selama kegiatan berlangsung.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menyampaikan pendapat dengan tertib. Semangat menjaga ketertiban merupakan wujud kedewasaan dalam berdemokrasi. DPRD Banyuwangi akan terus menjadi mitra masyarakat dalam memperjuangkan aspirasi yang disampaikan demi kepentingan bersama,” pungkasnya.
Aksi penyampaian aspirasi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan dan ditutup dengan dialog antara perwakilan massa dan pimpinan DPRD Banyuwangi. Hasil penyampaian aspirasi tersebut selanjutnya akan menjadi bahan pembahasan serta diteruskan kepada pemerintah sesuai dengan tugas dan fungsi DPRD sebagai lembaga perwakilan rakyat.